Resah bukan berarti sedih. Pasti ada kebahagiaan di sisi yang lain jika kamu jeli menyikapinya. Percayalah.
Mungkin saja boleh. Tapi banyak hal yang pasti akan ditanyakan. Kenapa begitu? kenapa seperti itu? Kenapa kamu resah tapi juga bahagia?
Banyak sekali pertanyaan yang akan muncul. Tapi sayang sekali aku tidak bisa menjelaskan secara pasti. Yang kutahu, aku hanya sedang, ah... ya begitulah, resah tapi aku juga bahagia. Titik.
Tapi oke, akan aku jelaskan, tapi mungkin hasilnya tidak akan gamblang. Karena aku masih terlalu memikirkan hal yang tak pasti itu.
Kamu, iya kamu! Kamu yang selalu mengacaukan hidupku. Bukan mengacaukan dalam artian meluluh lantakkan, tapi kamu selalu mengacaukan hatiku dengan rindumu yang menyerbu hati damaiku. Dan apa kamu tahu, hal remeh itu membuatku sangat bahagia. Bahagia sekali sampai-sampai kadang aku nyaris tak bisa mengisi paru-paruku dengan oksigen. Aku selalu sesak napas tapi sudut bibirku berkedut, dan aku tersenyum.
Aku selalu bahagia ketika sedang lapar dan tiba-tiba ponselku berdering. Makan sana. Dua kata darimu yang membuatku mengangkat alis. Terkesan cuek memang, tapi memang itulah kamu. Kadang aku protes dengan kecuekanmu, tapi sedetik kemudian aku lupa kalau aku sedang protes, karena aku langsung menyadari, itulah kamu. Cuek adalah sifatmu. Tapi kepadaku, cuekmu penuh perhatian. Membuatku nyaman.
Dan resah. Bagaimana aku bisa resah kalau aku merasa bahagia? Aku sendiri juga bingung, kenapa bisa? Memang, aku sudah cukup familiar dengan kecuekanmu. Tapi aku tetap tidak suka kalau seharian saja kamu tidak mengirimiku sms. Rasanya seperti tidak biasa. Potongan puzzle yang di pojokan kemana? Kelimpungan memang. Ya, smsmu seperti potongan puzzle-ku. Tapi tentu saja kamu bukan mainanku. Serius. Puzzle yang bukan mainan. Ah... ya begitulah. Aku sendiri sulit untuk mendeskripsikannya.
Aku resah jika kamu sms. Aku lagi pergi sama Phit. Aku tahu kalian teman. Aku tahu kamu hanya mencintaiku, tapi tetap saja ada cemburu menyelinap diam-diam ke dalam hatiku. Tapi memang itulah kamu. Banyak teman. Dan aku bersyukur kamu mempunyai sifat cuek. Kalau kamu mau macam-macam, tidak mungkin kamu memberitahuku kemana kamu pergi dan dengan siapa. Kalau mau macam-macam, kamu pasti akan pergi diam-diam. Dan dibalik keresahanku, aku bersyukur dengan kamu yang jujur seperti itu.
23 comments
PERTAMAX diamankan mba,,,,,,,,,,,
Nice share mba and happy blogging
Selamat udah PERTAMAX, cepet juga huehehe...
thanks ya...:)
Ia sedih dan senang Resah & bahagia emang satu paket.. jadi wajar aja kalau suka dateng bersamaan, biar lebih jelas coba buka cerita di blog gw Gratisan vs Nyesek.. #kode
boleh karena itu memang satu paket... =)
Benarkah itu memang satu paket?? Aman... berarti aku nggak menyalahi aturan dong hehe
Saleum,
Salam kenal, sedang curhat ceritanya nih..??
:)
Waaa... iya nih, waktunya curhat. Salam kenal jugaa ^_^
Hmmm... Ceritanya mirip kaya apa yang aku rasakan saat ini. Aku yang resahh,, sediiihh,, karena cueknya "kang eksak"..
Tapi bahagia krn mengenal "kang eksak"...
Mungkin kalo aku punya alat pancing ikan, kailku udah putus dan tak ada kail manapun yang cocok dengan kail alat pancingku..
Itu kenapa aku sedih,, karena kail itu "kang eksak".. Tak ada yg bisa menggantikan dia untuk alat pancingku, dan aku tak bisa mendapatkan ikan (anggap: perhatian, semangat, dll) dari kail itu, krn kail itu sudah putus dri alat pancingku...
Hiks hiks hiks...
:D
(sedih. Bahagia)
Cup... cup, kok kamu malah sedih? Heemm... "kang eksak". Apakah "kang eksak" yang itu?
Tapi walaupun kailmu sudah putus, jangan bilang tak tergantikan, karena pasti ada kail-kail yang lain yang pantas menggantikan. Hanya masalah usaha dan waktu, teman :)
iyaa teman :D
kail penggantinya tak akan pernah sama dengan kail yang sudah putus..
Suliit sekali mengikhlaskan putusnya kail pancingku :(
Ya kembali ke masalah usaha dan waktu, teman. Sabar ya, semua akan berlalu. Bukan untuk dilupakan memang tapi jadikan itu sebagai kenangan aja. Manis atau pahit itu tergantung kamu :)
aku resah nih pengen banget kopdar. .. .. yuk. punya waktu luang kapan wes.. . . ???
Komentarnya kan perlu dimoderasi dulu, Mas Tabah Setya Pambudi (Kui jenengmu, to Mas? Hehe). Yo ayuk, aku sabtu minggu libur nih. Teman2 yang lain gimana?
semuanya patut dinikmati y dek..resah dlm keadaan hati berbahagia mbak rasa itu wajar jika membaca tulisanmu ini,,,,tp jgn biarkan berlarut tanpa ada penyelesaian resah itu sendiri, kunjungan balik yaaa dan sudah di follow jg :D
Iya, Mbak. Nggak baik juga ya menyimpan resah. Makasih mbak kunjungan baliknyaaa :)
Cuek yg perhatian,seneng donk pny cowok kayak gtu,he..he,He
Aku follow blog ini
Seneng-seneng nyebelin, Mas, hehe...
Oke mas terima kasih udah difollow. tunggu kunjunganku, ya :)
kunjungan sobat.. :)
Waaah... terima kasih ya sudah berkunjung :)
perasaan aku dah coment kok ilang yak. . . . ayok wury punya waktu kapan nih buat kopdar.. . . ???
Kunjungan pagi sobaat
wah curhat nih ya
Wajar ya kalau cemburu, cemburu artinya sayang
Kalau cowok cuek biasanya orangnya romantis tuh katanya ada yang bilang gitu
semangaaatt
Walah, dia itu termasuk cowok yang cuek dan juga nggak romantis. Serius deh.
hdp it kadang senang kadang sedih... jd dlm kesedhan di ikuti klo bsa lawanlah dgn jln Tuhan artix dekatknlah dri sm sang pencipta... insyaAllah akn mudah menjalaninya.
Posting Komentar